Malu Tapi Mau, Ini Pengalaman Bugil Bareng Di Onsen Jepang

Onsen (温泉) adalah istilah bahasa Jepang untuk sumber air panas dan tempat mandi berendam dengan air panas yang keluar dari perut bumi. – Wikipedia.

Tiap denger tentang trip ke Jepang, bayangan di otak gue selalu kepikiran soal onsen! Hahaha.. Mau coba, tapi malu karena katanya bugil-bugilan bareng, kalo gak coba kayak nyesel aja gitu udah jauh-jauh jalan ke Jepang tapi gak coba aktivitas yang khas di sana, mandi bareng ala ala onsen.

Oke, akhir September 2018 lalu, gue kebetulan punya kesempatan untuk berkunjung ke negeri sakura tersebut, dan salah satu destinasi gue di sana adalah ke Hirayu Onsen, sebuah kota kecil yang jadi salah satu pusat onsen di Jepang.

*Gak cuma Hirayu Onsen ya, di Jepang, hampir setiap kota di kawasan pegunungannya punya tempat onsen

Buat yang mau tau di mana itu Hirayu Onsen, kira-kira lokasinya di sini:

Hirayu Onsen - Map
Hirayu Onsen Map

CARA MENUJU HIRAYU ONSEN DARI TOKYO:

Hirayu Onsen - Opsi 1

Total Duration   : 4h 4m

Est. Total Costs  : 1,550,000 (tanpa JR Pass); 400,000 (dengan JR Pass)

**Seberapa perlu pake JR Pass di Jepang? Baca di sini!

Hirayu Onsen - Opsi 2

Total Duration   : 4h 59m

Est. Total Costs  : 505,000

DI MANA BISA MANDI BARENG DI HIRAYU ONSEN?

Well, hampir setiap penginapan di sini punya tempat onsen masing-masing, ada yang buat public maupun yang private, termasuk juga onsen yang indoor ataupun yang outdoor. Bebas lebih suka yang mana.

Kalo gue sendiri waktu itu nginep di Tsuyukusa, klik di sini untuk reservasi.

Processed with VSCO with c7 preset
Tsuyukusa Hotel | Source: google.com

RASANYA MANDI BARENG DI ONSEN

Gak perlu mikir panjang, karena ini salah satu pusat onsen di Jepang, gue beserta temen-temen tim gue di trip ini langsung coba onsen barengan!

Processed with VSCO with j2 preset
Onsen Indoor di Tsuyukusa Hotel
Processed with VSCO with j2 preset
Onsen Outdoor di Tsuyukusa Hotel

Pagi-pagi, suhu masih dingin banget sekitar 15-17°C (maklum ini udah masuk itungan musim gugur), kita pilih onsen outdoor private dengan alasan gak mau gabung sama orang lain, dan gak mau malu juga tampil polosan (alias bugil) depan orang asing. Ya you know lah kalo sama geng sendiri kan bisa lebih bebas & pasti rusuh banget kan kita anaknya.. wkwk.. Takut ganggu yang lain coy!

Kalo ngikutin tata cara mandi di onsen yang bener:

  1. Masuk tempat onsen-nya, lepas seluruh pakaian, tanpa kecuali
  2. Bilas badan sampai bersih di kursi kecil yang udah disiapin, nah di sini sebenernya kayak mandi biasa aja, ada sabun dan shampoo
  3. Setelah bilas bersih, masuk ke bak onsen dengan badan utuh! (bugil, gak boleh nutupin apapun dari badan dengan handuk atau bahan lainnya)
  4. Berendam dalam damai, gak berisik, gak masukin kepala ke air. Pokoknya rendem badan aja lah.

PADA KENYATAANNYA, tetep ya ceu.. Kita semua juga masih malu-malu kucing meskipun udah sama geng sendiri, akhirnya kita masuk ruang onsen, buka baju dan celana, kemudian memutuskan untuk tidak BUGIL (cuma pake celana dalam doang) & langsung nyemplung ke bak onsen-nya tanpa bilas! HAHAHAHA GOBLOK

(siap-siap ditabok netizen karena isi blog beda sama judul 😦)

Processed with VSCO with c7 preset
Onsen Outdoor di Tsuyukusa (ki-ka: Heri, Angga, Bayu, Doni)
Processed with VSCO with c7 preset
Onsen Outdoor di Tsuyukusa

Sebetulnya, onsen ini sama aja kayak pemandian air panas yang ada di Ciater-Subang, atau tempat pemandian air panas lainnya di Indonesia ya, cuma bedanya kalo onsen di Jepang ini berendamnya harus bilasan dulu dan harus bugil, sekali lagi.. SEMUA ONSEN DI JEPANG HARUS BUGIL! Sorry not sorry deh ya kalo ternyata pada kenyataannya kita coba onsen private tapi masih belom berani bugil juga.. hehe

PS. Next time gue balik Jepang lagi, mau sendirian aja, terus coba onsen lagi yang BENER-BENER onsen!

Budget Rp6 Jutaan, Lo Bisa Explore Jepang. ALL IN!

Nah, belakangan ini gue ke Jepang (September 2018), biasa.. bareng temen-temen Instagram gue. Soal itinerary lengkap mungkin bisa gue bahas nanti ya karena panjang banget, super random tapi tetep MENYENANGKAN! YEAHHH.. Well, it’s fresh! Gue mau share soal perjalanan gue ke Jepang yang bisa banget jadi acuan lo yang berencana ke sini dengan budget super minim. Cuma Rp6 jutaan lo bisa explore Jepang, ALL IN pula!

*Ini bukan itinerary lengkap gue selama di sana, tapi ada beberapa kota yang bisa lo jadiin referensi ala backpacker minim budget

Oke, here we go!

I. CARI TIKET PROMO

Di sini, biasanya yang suka ngasih promo gila-gilaan adalah maskapai AirAsia. Berangkat langsung dari Jakarta (CGK) ke Tokyo Narita (NRT). Gue dapet harga tiket PP Rp2,770,000 per orang.

Tiket Jepang PP
Bukti Pembelian Tiket PP CGK – NRT (untuk 2 orang)

Untuk tips dapetin tiket promo bisa gue bahas nanti ya.

II. SUSUN ITINERARY SINGKAT

Karena budget cuma Rp6 jutaan buat explore Jepang dan pengen ALL IN, jadi mari kita susun itin singkat yang gak terlalu jauh dari Tokyo. Di sini, gue susun itin Tokyo – Hakone – Fuji Kawaguchiko – Tokyo.

**Anyway, itin ini berlaku hanya untuk 4 hari 3 malam di Jepang (4D3N), kalo lo berencana mau stay lebih lama, mungkin biayanya bisa lebih dari Rp6 jutaan ya.. hehe

  • Day 1 (TOKYO – HAKONE)

Sampe di Tokyo Narita, biasanya pagi hari jam 9an naik maskapai AirAsia, karena penerbangan dari Jakarta biasa jam 12 malem dengan waktu perjalanan 7 jam (perbedaan waktu Jakarta – Tokyo, 2 jam).

Di sini, lo langsung menuju Hakone, gak perlu stay di Tokyo dulu. Caranya:

Pertama, dari Bandara Narita, naik JR Bus Kanto menuju Tokyo Station. Waktu tempuh sekitar 75 menit dengan harga tiketnya sekitar ¥1,000.

Kemudian, dari Tokyo Station naik KRL Chuo Line ke Shinjuku Station sekitar ¥200, kemudian lanjut naik Odakyu Romancecar menuju Hakone Yumoto (seat booking ¥1090 + tiket ¥1190). Waktu tempuh sekitar 2 jam.

Lo bisa deh cari hostel di sekitaran Hakone Yumoto Station, kalo gue waktu itu nginep semalem di Guesthouse Azito, harganya ¥4,500/orang/malam, bisa jalan kaki dari stasiunnya jadi gampang ke mana-mana juga.

Spot foto kece di Hakone: Hakone Shrine, Lake Ashi, dll. (menuju sini bisa naik bus dari Hakone Yumoto Station – Hakone Shrine, harga ¥1,140 dengan waktu tempuh sekitar 60 menit)

Total pengeluaran Day 1: ¥8,920 (diluar konsumsi pribadi)

  • Day 2 (HAKONE SHRINE – KAWAGUCHIKO)

Gak ada bus langsung dari Hakone Shrine ke Kawaguchiko, so, kita lanjut perjalanan  (jalan kaki 25 menit) ke Togendai Station, dari sini lanjut menuju Kawaguchiko Station dengan bus, tarif sekitar ¥1,020 selama kurang lebih 65 menit perjalanan. Gue di Kawaguchiko stay di Asobi Factory Hostel, rate-nya ¥3,000/orang/malam.

Spot foto kece di Kawaguchiko: Mt. Fuji, Kawaguchiko Lake, Shikkogo Park, dll.

Total pengeluaran Day 2: ¥4,020 (diluar konsumsi pribadi)

  • Day 3 (KAWAGUCHIKO – TOKYO)

Rute ini gak ada di itinerary gue sebenernya, karena setelah dari Kawaguchiko gue  langsung cabut ke Hirayu Onsen. But OK, dengan budget Rp6 jutaan doang udah bisa explore Jepang jadi mau gak mau harus balik Tokyo ya.. hehe

Dari Kawaguchiko Station, naik ada 2 pilihan menuju Tokyo Station; JR Bus Kanto atau Fujikyu Bus. Untuk tarif gak beda, sekitar ¥2,100 dengan waktu tempuh selama 2 jam perjalanan.

Saran gue buat stay di sini bisa di hostel Seven Garden, Tokyo Ginza BAY HOTEL, Khaosan World Asakusa Ryokan & Hostel, The Share Hotels Lyuro Tokyo Kiyosumi. Mereka punya rate sekitar ¥4,000/orang/malam.

Spot foto kece di Tokyo: Tokyo Tower, Tokyo Skytree, Shibuya, Harajuku, Senso-ji Temple, Meiji Shrine, dll.

Total pengeluaran Day 3: ¥6,100 (diluar konsumsi pribadi)

  • Day 4

Ini hari terakhir dan lo mesti balik ke Jakarta. Rute termurah menuju bandara Narita dari Tokyo Station adalah dengan bus, ada 2 pilihan: JR Bus Kanto & Keisei Bus.

Gue sendiri prefer naik Keisei bus karena tarifnya fix ¥1,000. Beda lagi kalo pake yang JR Bus Kanto karena ini pake argo, rentang tarifnya antara ¥1,000 – ¥2,000. Kedua bus ini sama-sama menghabiskan waktu 90 menit perjalanan.

Total pengeluaran Day 4: ¥1,000 (diluar konsumsi pribadi)

SUMMARY

Yak, buat kalian yang males baca detailnya ini gue kasih ringkasan dalam bentuk tabel:

itin-jepang-6-juta2.jpg
Tabel Itinerary Jepang – 6 Jutaan

PS. Karena itinerary ini gak jauh-jauh dari kota Tokyo, maka gak perlu deh beli JR Pass. Naik bus di sana langsung lebih murah juga soalnya. Soal budget, mungkin bisa lebih dari 6 jutaan kalo lo hedon beli makanan di resto-resto atau beliin oleh-oleh.

Nah, lengkap sudah sharing gue soal budget buat ke Jepang. Gak perlu mahal sih, cuma 6 jutaan aja lo udah bisa explore Jepang, all in pula! YEAY.. SELAMAT BERLIBUR KE JEPANG! 🙂