Demi Instagram, Nekat Masuk Hutan Mangrove Terlarang Di Jakarta

Beberapa minggu lalu di saat suasana bulan puasa ramadhan masih hangat-hangatnya, saya dan beberapa sohib travel Instagram seperti Jare, Nana, Roosmita, dan Irfan mengagendakan untuk ngabuburit dan foto ala-ala selebgram traveling ke kawasan hutan mangrove di Jakarta Utara. Bukan sok anti mainstream, tapi ini hutan mangrove memang bukan seperti yang selama ini dikunjungi khalayak ramai, melainkan kawasan konservasi yang sudah ditutup untuk publik.

Tempat ini bernama Suaka Margasatwa Muara Angke.

Lokasi
Peta lokasi menggunakan GoogleMaps

Lokasinya berada di Jl. Pantai Indah Utara 2, persis di depan komplek pertokoan Galeri Niaga Mediterania II. Kalo kamu ke sini, keliatan banget tempat ini udah ditutup dan gak dibuka untuk umum lagi. Beda banget suasananya dibanding tempat wisata mangrove lainnya yang ada di kawasan Pantai Indah Kapuk. Di sini, baru masuk udah berasa sepinya dan usang, so ini semacam tempat terlarang gitu deh.

Processed with VSCO with c7 preset
Lokasi yang sudah tidak dibukan untuk umum

Untuk menelusuri jalan kayu sampai ke dalam, kami harus melompati gerbang yang sebetulnya udah digembok, gak boleh ada orang masuk, tapi ya karena tempat ini sepi juga dan gak ada orang yang jaga maka kami nekat aja lompat untuk masuk ke dalam.

Processed with VSCO with c7 preset
Gerbang yang sudah dikunci gembok, no entrance!
Processed with VSCO with c7 preset
Lompat pagar aja yuk

Karena niatnya foto-foto untuk Instagram, maka terjadilah petualangan manja ala-ala. Muter-muter nyari spot yang kalo diedit bisa jadi dramatis “katanya”.. wkwk

Sejujurnya karena tempat ini sepi banget ya dan gak ada orang lain selain kita, maka asik buat foto-foto, yang paling gak enak adalah karena sepi dan usangnya tempat ini sejak ditutup dari publik, tempatnya jadi banyak nyamuk dan serangga lainnya, bahkan beberapa cabang pohon ada yang tumbang menutupi jalan. Entah di kemudian hari tempat ini akan dijadikan apa.

Oh iya, ini beberapa hasil ngabuburit kami selama ada di hutan mangrove terlarang:

Processed with VSCO with c7 preset
Raisa & Hamish
Processed with VSCO with c7 preset
Candid ala-ala
IMG_9518
Bukan Pre-wedding guys
Processed with VSCO with c7 preset
Raisa hilang arah tujuan hidup
Processed with VSCO with c7 preset
Behind the scenes

Sebagai salah satu “Travel Influencer” di Indonesia Raya ini, harusnya masuk tempat yang sudah ditutup untuk umum tanpa izin adalah kesalahan besar. I personally feel sorry about this and I hope you guys do not follow the same way like we just did.

Cuma gara-gara Instagram sampe kayak gini. Menurut kalian gimana?

Ini 4 Rahasia Kulit Tetap Putih Walau Sering Traveling

Di luar sana, banyak banget orang yang suka traveling, meskipun gak keliatan banget dari akun Instagramnya, bener? Eh tapi tau kah kalian, kalo ternyata kebanyakan orang-orang ini punya ketakutan yang sama, yaitu TAKUT KULIT GOSONG kalo sering traveling. Gak sedikit loh yang bertanya ke saya via Direct Message (DM) di Instagram soal rahasia kulit saya yang tetap putih bersih dan permai ini padahal sukanya main outdoor.. Unch unch.. Hahaha! Oke, ini tips & sharing ya 4 rahasia kulit putih saya walau sering traveling:

I. PAKAI JAKET ATAU BAJU LENGAN PANJANG SAAT BEPERGIAN

Processed with VSCO with c7 preset
Source: http://www.worldofwanderlust.com/

Gak cuma berfungsi menghalangi sentuhan sinar matahari ke kulit, baju lengan panjang ataupun jaket yang kamu pakai saat traveling bisa menolong kamu dari gigitan serangga nakal dan polusi yang membuat kulit kusam. Biar gak gerah, pakai bahan yang nyaman dan menyerap keringat ya!

II. PASTIKAN KULIT SELALU TERBALUT LOTION PELEMBAB

Processed with VSCO with c7 preset
Source: http://www.femaledaily.com/

Meskipun pakai jaket atau baju lengan panjang, gak afdol kalo kulit kita gak terbalut lotion pelembab ya. Gunanya untuk apa sih? Ya untuk menutrisi kulit, percuma kan kita tutupin kulit dari sinar matahari aja tapi ga ada nutrisi untuk kulitnya sendiri, betul?

III. GUNAKAN SUNBLOCK (MIN. SPF 30) SAAT BERMAIN DI PANTAI

Processed with VSCO with c7 preset
Source: http://www.thongtinyduoc.net/

Kalo mainnya di tempat adem macem hutan-hutan gitu lotion aja cukup, tapi kalo lagi ke pantai atau berenang di lautannya gimana? Butuh perlindungan ekstra ya guys! Pake sunblock dengan minimal SPF 30. Apa sih SPF? Itu singkatan dari Sun Protection Factor, semakin tinggi SPF-nya maka semakin baik sunblock itu melindungi kulit dari sinar matahari. Biar kulit gak kebakar, kering, dan ngelotok.

Oh iya, sekedar tips aja nih biar hasilnya maksimal, pake sunblock ga boleh banyak-banyak dan jangan terlalu sering ya. Cukup pemakaian merata aja ke kulit, diamkan sampe meresap sempurna, baru deh masuk ke laut atau bermain di pantai. Oleskan tiap 2 jam sekali ya.

IV. KONSUMSI VITAMIN C

Processed with VSCO with c7 preset
Source: http://i2.wp.com/selfhacked.com/

Selain menjaga daya tahan tubuh saat traveling, vitamin C juga berguna banget untuk mencerahkan kulit ya guys. Kamu bisa mendapat banyak asupan vitamin C ini dari jus jeruk (saya hobi banget minum jus jeruk di manapun), ada juga dari kapsul atau tablet yang memang dijual generik sebagai vitamin C.

Mungkin itu aja kali ya 4 rahasia dari saya untuk punya kulit putih walau sering traveling. Oh iya, sebagai tambahan, sabun mandi kamu juga harus yang diformulasikan untuk mencerahkan kulit ya, jangan cuma wangi doang! Hahaha.. Ada yang punya masukan atau tambahan soal tips ini? Silakan komen di bawah ya 🙂

8 Tips Traveling Di Saat Puasa Ramadhan

Puasa Ramadhan adalah ibadah wajib seluruh umat muslim di dunia. Gak harus terus bermalas-malasan saat berpuasa, traveling merupakan cara yang tepat nih untuk mengisi kegiatan secara positif. Buat para traveler sejati mungkin bulan puasa ramadhan gak akan jadi halangan buat tetap traveling ya, yuk simak 10 tips traveling di saat kamu ikut puasa di bulan ramadhan:

1. SAHUR DENGAN YANG BERNUTRISI & BERGIZI TINGGI

Dimulai saat sahur, makan yang banyak biar gak cepet lapar saat puasa, tapi makanan yang dikonsumsi pastikan cukup gizi dan bernutrisi ya, jangan cuma makan mi instan gengs! Kalo bisa nih ya, 4 sehat 5 sempurna bisa jadi pedoman yang mujarab.

2. KONSUMSI CUKUP AIR PUTIH & VITAMIN C

Hindari teh saat sahur karena bisa bikin kamu jadi cepat haus, alih-alih minum air putih yang banyak sampe jadi gelonggongan.. hahaha *canda*, eh iya konsumsi vitamin C juga biar jaga daya tahan tubuh ya!

3. PILIH DESTINASI YANG RAMAH MUSLIM

Maksudnya, cari tempat tujuan yang banyak menjual makanan halal. Percuma dong kalo udah puasa seharian terus bukanya dengan pesta miras & babi 😦 huhu.

4. CARI TAU KAPAN WAKTU BERBUKA DAN SAHUR DI TEMPAT TUJUAN

Tiap tempat atau kota di berbagai belahan dunia ini memiliki waktu berbuka dan sahur yang berbeda-beda ya meskipun dalam satu zona waktu yang sama. So, lebih baik cari tau info dulu ya daripada keasyikan puasa sampe lupa untuk buka.

5. BAWA BARANG BAWAAN RINGAN

Yaiyalah bawa barang yang ringan-ringan aja, ngapain juga bawa kulkas! Bawa barang berat butuh banyak energi dan memicu keringat berlebih, kalo lagi puasa harus hemat keringat ya biar ga dehidrasi gengs.

6. KURANGI AKTIVITAS OUTDOOR

Ya, puasa mah enaknya main di dalem aja, bukan berarti gak boleh main di luar lho ya, cuma kalo di luar biasanya pada batal gegara cuaca panas. Kalo pun mau main di luar, usahakan di waktu agak sore aja jadi sekalian ngabuburit deh.

7. BAWA PERLENGKAPAN IBADAH

Penting buat yang beriman ya. Siapa tau ga nemu tempat solat yang mumpuni so kamu bisa solat di mana aja, ibadah insya allah lancar jaya jos gandos.. *brb berhijab*

8. BERBUKALAH DENGAN YANG SAYANG

Karena berbuka dengan yang manis belum tentu sayang

Mau buka puasa sendirian pas lagi jalan-jalan? Yuk ah, mulai cari pasangan dari sekarang, atau seenggaknya berdoa biar cepet dapet pasangan, mumpung di bulan puasa ramadhan 🙂

5 Fun Facts About Millennial Travelers. Do You Agree?

Millennial Traveler, a name or a profession that refers to Y Generation (born in 1980-2000) who likes to take a journey/trip; moving from one place to place in a certain range of time in order to find happiness and inner peace. Many said that millennials are very influental on social media especially in travel industry, really? Many of them has become a celebrity on Instagram (Celebgram) as I mentioned the “How To Be” right here. Although, there are some fun facts about millennial travelers according to my opinion that you need to know. Check it out!

I. LESS SELFIE, MORE CANDID

Millennial travelers have changed the way people taking photos. The older generations might take many selfies with their spouse or family while they are traveling, but different with the millennials, they are likely to have “look-alike” candid photos. I don’t know their intentions to do this, but all I know traveling makes your face looks dull, is this the reason, guys?

IMG_8920
Candid Photos While Traveling

II. GET LOST IS A MUST, BUT NOT GETTING LOST IN THE FOREST

Not to compare with other generations, millennials see traveling as their passion. Getting lost when they travel is one of the moment they seek out. Lost here means they are going to unexpected destination, explore something new, and meet more people to interact, not to be lost in a forest or a mountain and suddenly found dead, got it? LoL

Processed with VSCO with c7 preset
Getting Lost In The Forest

III. ONLINE SHARING IS CARING

In the past few years we often heard a phrase “Sharing is Caring”, it’s right ’cause our religion taught us so, but for millennial travelers currently that phrase becomes “Online Sharing is Caring”. What do they share online? Photos! Yes, photos and stories are something that need to be shared and all people in the world should know what they are doing while traveling! Caring they say? Eeh?

Processed with VSCO with c7 preset
Sharing Photos To Social Media

IV. BEING LIKED IS MAIN OBJECTIVE

Millennial travelers mostly only share photos that they think is the best and enough “instagrammable”, even more they can do everything to make their photos viral, including doing dangerous and inappropriate poses to get attention and many likes. Sounds pathetic? Yes.

IMG_8931
They Must Get Lots of Likes

V. RELATIONSHIP STATUS: SINGLE!

We cannot more agree on this but this is fact, most of millennial travelers are still single! Look around you and look at yourself, guys.. Are you one of the millennial traveler? Are you still single? LoL. It shows us that you are too busy for traveling and then you forget that your heart is empty for so long~ Go get life now, find a lover!

IMG_8936
Travelers Are Mostly Single

Any comments? Please write down below and let me know any insights from yours! 🙂

4 Differences Between Backpacker & Suitcase Traveler. Which One Are You?

As a traveler, I am often asked “what type of traveler are you, Doni? A suitcase one or a backpacker?”, and I always answer “It depends”. Of course, it all depends on where we are going, how much the budget will be, and whom we will go with. That’s my opinion anyway..

Every person, I guess, has their own preference whether using the backpack or suitcase and we cannot argue or insist them to be what we want. So, what are the differences between backpacker and suitcase traveler? Which one is your type? Here we go:

1. DESTINATION

  • Backpacker

Backpackers usually go to adventurous and challenging places. They are ready to climb or to hike for hours only to get beautiful scenery even there’s no one else at that spot. It feels so satisfying for backpackers if they get calm in an untouched spot.

Example destinations: Mountain, forests, caves, lakes, hidden beaches, etc.

Destinations for Most Backpackers
  • Suitcase Traveler

This kind of travelers tend to find crowded and secure destinations. Secure means easy to reach so they do not need to walk far and also the availability of accommodation like clear transportation route, hotels to stay, and restaurants.

Example destinations: City landmarks, tourist attractions spots, amusement parks, etc.

Destinations for Most Suitcase Travelers

2. TRANSPORTATION

  • Backpacker

For most backpackers, transportations are flexible but most important thing is; it must less expensive. They can use buses, trains, subways, or even take flights if they got hot deal promo. Budget for transportation sometimes is higher than the trip itself, agree? So this is important to stay having low cost transportation.

1495732256649
Bus & Train
  • Suitcase Traveler

These travelers are most commonly known. They have fixed itinerary for the trip with detailed step by step taking what transportation should be used on how they get to their planned destinations. Taking flights? Of course, to save time. Rent a car? Sometimes, but mostly yes. Taxi? Yes it’s preferred, rather than taking bus or any other mass transport even sometimes there are still few of them taking mass transport.

1495732294060
Airplane & Private Car

3. CLOTHING & STUFF

  • Backpacker

In most situations, backpackers usually bring only clothes what they need. T-shirts, pants, underwear, and personal medicines are enough to fulfill their whole trip. Pocket camera is the most common ‘travel weapon’ that they bring and also cellphone camera, even though some of them use DSLR camera or other professional camera.

Backpacker Stuff | Source: http://cdn.onlyinyourstate.com/
  • Suitcase Traveler

Different with backpacker one, the suitcase travelers mostly bring lots of stuff. They are very well prepared of what stuff to bring for their holiday trip. As far I know, suitcase traveler often pay for extra baggage because they aim to shop in the middle of the trip.

Suitcase Traveler Stuff | Source: http://www.accidentaltravelwriter.net/

4. PLACE TO STAYOVER

  • Backpacker

The best part of being a backpacker is that you can stayover everywhere, I mean the priority of staying is not in the hotel but in friends’ or acquaintances’ home/apartment and sometimes in a very urgent time, a backpacker can also sleep in a bus terminals, a mosque, or even in a homestay of local people that they do not know yet before.

1495731776541
Homestay & Hostel
  • Suitcase Traveler

No doubt, suitcase travelers would probably book a hotel or villa before they really go for a trip. Sometimes, they also can stay in their friends’ home or apartment but they mostly don’t want to stay in a homestay of local people or even in a bus terminal and a mosque.

1495731821841
Villa & Hotel

Last but not least, whatever your traveling style is, one that matter is that you need to keep the dignity of our country and protect our environment by not littering. The moment we travel is not only for earning happiness but more than that we learn of something we cannot get from school. Anyway, what type of traveler are you, guys?

Pengalaman Trip 1 Malam Di Nusa Penida Bali

Banyak orang tau Bali, mulai dari penduduk domestik sampai turis mancanegara. Salah satu pulau terkenal di Indonesia yang sangat mendunia namanya dalam bidang pariwisata ini, siapa sangka kalau Bali itu ternyata masih punya juga tempat-tempat yang belum banyak terjamah wisatawan, salah satunya di Nusa Penida.

Akhir April 2017, saya pelesiran ke Bali, tapi tujuan utamanya adalah ke Nusa Penida ini, bukan hura-hura di pulau Balinya.. haha Padahal ini juga baru pertama kalinya kaki saya menginjak tanah Bali. Oke, begini cara saya menikmati sisi lain pulau Bali yang mengesankan dengan 1 malam aja di Nusa Penida:

I. HARI PERTAMA

Pagi-pagi banget sekitar jam 7, harus udah sampe di pantai Sanur untuk beli tiket speedboat menuju Nusa Penida. Pembelian tiket bisa dilakukan di counter-counter berbentuk tenda gitu di pinggir pantai ya, ada banyak banget counter-nya dengan berbagai merk kapal. Harga? Berkisar Rp75,000 – Rp100,000 per sekali jalan.

Processed with VSCO with c7 preset
Counter Tiket Speedboat Menuju Nusa Penida di Pantai Sanur, Bali

Biar lebih aman, kamu harus booking tiket dulu supaya dapet seat-nya, karena ternyata biasa cepat habis karena diborong sama tour agency.

Processed with VSCO with c7 preset
Kapal-kapal di Pantai Sanur Siap untuk Menyebrang ke Nusa Penida

Oh iya, saya nyebrang ke Nusa Penida naik kapal Dwi Manunggal dengan harga Rp100,000 per sekali jalan ya, terbilang mahal karena di kapal lain seperti Maruti, Mola-Mola, Idola, dll. itu harganya Rp75,000 aja, tapi apa daya karena semua habis makanya naik yang ada aja biar ga buang waktu.

*Tiap merk kapal berhenti di dermaga yang berbeda di Nusa Penidanya

30-45 menit perjalanan saya naik kapal Dwi Manunggal ke Nusa Penida. Pemberhentian kapal ini di dermaga Toyapakeh dan waktu sudah menunjukkan jam 9 pagi. Kalau kamu naik kapal lain, siap-siap aja karena mungkin dermaga kita gak akan sama.. hahaha.. Lanjut, Selepas turun dari dermaga, maka di depan mata udah banyak banget motor-motor yang siap untuk disewakan, tanpa pikir panjang langsung aja kita pilih motor untuk segera cus ke tempat penginapan supaya bisa cepet-cepet explore.

Processed with VSCO with c7 preset
Dermaga Toyapakeh, Banyak Penyewaan Motor

**Untuk sewa motor dari dermaga Toyapakeh bisa hubungi Pak Made di 085338229344

Penginapan yang saya tempati di Nusa Penida ini berlokasi di desa Ped, tepatnya di dekat SDN 01 Ped. Saya memilih tempat ini karena harganya murah dibanding penginapan homestay lainnya, hanya Rp200,000/malam dan bisa ditinggali 3-4 orang, lokasinya juga di pinggir jalan persis, tidak jauh dari dermaga (sekitar 2KM) dan cukup berada di tengah pulau, so gak masalah kalo mau meng-explore sisi timur & barat pulau Nusa Penida ini.

Processed with VSCO with c7 preset
Penginapan di Nusa Penida

Lebih oke lagi kalo kamar di tempat yang saya tinggali bersih banget, ada TV, kamar mandi dalam, kipas angin, lemari, jendela kamar, teras, dan lahan parkir motor. Ibu pemilik penginapan ini juga ramah dan beliau buka toko kelontong di rumahnya, jadi kalo mau dibuatin makanan tinggal bilang ke si ibunya aja.. hehe

***Tidak ada plang nama penginapan untuk homestay ini ya, masih baru, kalau mau booking dan tanya detail alamatnya bisa hubungi Ibu Rini di 08123911804

Next, setelah menaruh barang bawaan di penginapan, lanjutlah saya dan 2 orang teman saya ke arah timur untuk explore.

Destinasi di hari pertama ini adalah:

  • Pantai Atuh
  • Rumah Pohon, Pulau Seribu
  • Pantai Suwehan

PANTAI ATUH

Ini kayaknya jadi titik destinasi terjauh di ujung timur Nusa Penida. Percayalah, pantai ini punya daya tarik sendiri dengan warna biru lautnya yang super duper kece! Pasirnya putih dan dikelilingi oleh tebing-tebing tinggi.

Processed with VSCO with c7 preset
Pantai Atuh dari Sisi Atas Tebing
Processed with VSCO with c7 preset
Pantai Atuh, Nusa Penida – Bali

Akses jalan ke sini cukup bagus sih ya, cuma ada beberapa titik yang mungkin harus lebih berhati-hati karena kontur tanah/jalan yang agak curam dan berpasir.

****Sangat dianjurkan pake motor untuk eksplor di sini, dan better untuk sewa masing-masing, karena kalo boncengan resiko ban bocor karena jalanan masih banyak yang jelek dan gak kuat nanjak

RUMAH POHON, PULAU SERIBU

Letak tempat ini sebetulnya masih di sekitaran pantai Atuh, persis sekitar 200 meter sebelum masuk ke parkiran ada pertigaan tinggal lurus aja untuk ke rumah pohon, kalo ke pantai Atuhnya kan belok kiri. Di sini sebetulnya cuma ada beberapa rumah kayu yang ada di pohon aja, fungsinya ya buat disewain gitu, tapi kalo buat foto-foto doang boleh juga sih. Pemandangan yang didapat dari spot ini kece banget bro bri!

Processed with VSCO with c7 preset
View Dari Atas Tebing Pulau Seribu
Processed with VSCO with c7 preset
Rumah Pohon di Pulau Seribu

PANTAI SUWEHAN

30 menit waktu tempuh ke pantai ini dari Rumah Pohon ke arah selatan, semakin menjauh. Pantai ini cenderung sepi, bagus banget mungkin kalo siang hari, sayangnya kita sampe sini udah agak sore jadi gak keliatan biru lautnya, tapi tetep oke lah. In case kamu mau samain itinerary kayak saya, pastikan untuk tidak berlama-lama di Pantai Atuh ya.. hahaha biar dapet matahari juga di Suwehan.

Processed with VSCO with c7 preset
Tebing di Pantai Suwehan
Processed with VSCO with c7 preset
Spot Foto Hits di Pantai Suwehan

Note: Pastikan kamu punya energi lebih dan kondisi badan yang mumpuni untuk ke pantai Suwehan karena di sini kamu harus menuruni tebing yang tingginya mungkin jauh lebih tinggi dari gedung tertinggi di Indonesia Raya.

II. HARI KEDUA

Di hari kedua setelah bermalam di pulau ini, saya menentukan untuk melakukan eksplor ke arah barat, lebih dekat dengan homestay tempat saya dan temen-temen menginap dan juga dekat sama dermaga pastinya. Oke, tujuan hari ini adalah:

  • Pantai Pasih Uud (The Broken Beach)
  • Angel’s Billabong
  • Pantai Kelingking

PANTAI PASIH UUD (THE BROKEN BEACH)

Well, pantai ini namanya udah harum banget di Instagram ya, so bukan tempat tersembunyi lagi dan di sini udah banyak banget turis berdatangan. Waktu yang tepat kalo mau berkunjung ke sini adalah di bawah jam 10 pagi waktu setempat, karena masih sepi, sisanya udah kayak pasar.

Processed with VSCO with c7 preset
Pantai Pasih Uug (The Broken Beach)

*****Gak usah takut salah jalan karena google maps udah bisa memetakan lokasi di Nusa Penida ini dengan sangat akurat

ANGEL’S BILLABONG

Nah, masih di satu lokasi yang sama dengan broken beach, kamu tinggal jalan aja lebih dalem lagi ikutin petunjuk untuk bisa sampe ke Angel’s Billabong. Remember, tempat ini macem kolam di pinggir laut persis, so pemandangannya bagus banget tapi juga bahaya banget kalo kamu berenang terlalu lama karena ombak besar bisa dateng kapan aja gak bisa diprediksi. But, kalo mau renang aman damai kamu bisa coba di jam-jam pagi ya.

Processed with VSCO with c7 preset
Beach Pool di Angel’s Billabong

PANTAI KELINGKING

Dulu sejak tau pantai ini dari salah satu fotografer asal Bali di Instagram, tempatnya menantang abis, cuma pas saya ke sini udah mulai banyak dipagar dan diberi akses jalan yang layak. Ini bagus, tapi jadi sangat turistik untuk petualang kek saya ini, haha.. Eh iya, ke sini pas siang-siang harus siaga sunblock super SPF yah! Sumpah matahari di Nusa Penida ini jahat banget 😦

Processed with VSCO with c7 preset
Pantai Kelingking yang Melegenda

Selesai dari pantai Kelingking ini, saya menyudahi petualangan di Nusa Penida dan lanjut ke Bali untuk explore bareng temen-temen Instagram lainnya. Kurang? IYA KURANG BANGET waktunya untuk eksplor hanya dengan semalam aja, but hey.. cuma semalem saya bisa dapet 6 spot foto kece loh! hahahaha Worth to try lah ya, kalo kamu bisa manage waktu lebih baik mungkin bisa dapet spot lebih banyak lagi.

******Siapkan uang cash berlebih ya, you know ATM di sini sangat terbatas!

Udah siap ke Nusa Penida?

4 Alasan Kenapa Kamu Harus Ke Pantai Gigi Hiu Lampung

Akhir Maret 2017 lalu, kegiatan gue padet banget sama agenda ke luar kota, mulai dari kondangan, training dari kantor, sampe akhirnya liburan super singkat ke Lampung. Banyak yang tanya kalo di Lampung itu ada tempat wisata apa? Oke, salah satu tujuan gue ke Lampung adalah mengunjungi pantai Gigi Hiu di kawasan Tenggamus.

Kenapa sih mau ke Pantai Gigi Hiu? Emang terkenal ya? Di sebelah mananya Lampung? Aksesnya lewat mana? Well, mungkin ini 4 alasan gue kenapa mau menapakkan kaki ke Pantai Gigi Hiu pas gue liburan singkat ke Lampung, here we go:

I. Tempat Para Petualang Sejati

Gimana gak petualang coba? Buat yang udah pernah ke sini pasti ngerasain gimana susahnya untuk menuju ke Pantai Gigi Hiu, dengan lokasi yang cukup jauh dari Bandar Lampung (sekitar 3-4 jam perjalanan dengan motor), akses yang sulit karena hampir di sepanjang jalan menuju pantai ini sangat rusak & bergejolak, ditambah lagi belum ada plang/papan petunjuk arah menuju lokasi, bro! Google Maps? Gak mempan, bahkan nanya orang lokal aja belum tentu tau pantai ini, karena pantai ini punya banyak versi nama ya, mulai dari Gigi Hiu, Batu Layar, Pegadungan, dll. Nah, buat lo yang gak manja, punya jiwa petualang yang tinggi dan mau coba ke sini bisa ikutin petunjuk rinci yang ada di blog temen gue di sini ya.

II. Pemandangan Yang Luar Biasa Kece

Kece? IYA BANGET! Sampe sini meski udah ngalamin jalan begajulan tapi sama sekali gak nyesel deh. Air laut di pantai ini biru dengan gradasi warna yang sangat memanjakan mata ditambah batu karang besar yang ada di pesisir laut menambah eksotisme dari pantai Gigi Hiu ini, loh gengs! Ini contoh dari foto-foto kece yang diambil sama temen gue, Handri, di pantai Gigi Hiu Lampung:

IMG_5985
Pemandangan Batu Karang di Pantai Gigi Hiu, Lampung
IMG_5671
Sisi pantai sebelum menuju Karang Gigi Hiu
DCIM100GOPROGOPR0656.
Penampakan Pantai Gigi Hiu dengan menggunakan GoPro

Mungkin itu cuma foto ya gengs, tapi kalo ke sana langsung dan liat dengan mata kepala sendiri bagusnya lebih parah deh ya.. Ajib! Karena jalan-jalan itu bukan sekedar hahahihi, tapi lebih dari itu kita banyak belajar dari pengalaman dan selalu bersyukur.

III. Belum Banyak Dikunjungi Wisatawan

Memang ya, latar pantai ini udah masuk dalam salah satu film nasional Indonesia, udah banyak juga masuk dalam foto kalender dan iklan pariwisata Indonesia lainnya, tapi meski gitu masih banyak juga yang belum berkunjung ke sini kok, orang Lampung asli aja belum tentu tau nama atau tau jalan ke pantai ini gengs.

IV. Memicu Adrenalin

Struktur dari pantai ini merupakan batu-batu karang besar, anginnya kencang, dan ombak di sini pun sangat besar sehingga pantai Gigi hiu ini bukan merupakan pantai dengan pasir putih cantik ya. So, untuk dapet foto kece di sini kita harus naik/manjat ke batu karang besar tersebut. Siap-siap aja perasaan merinding takut jatoh atau tiba-tiba batunya runtuh kan cukup bahaya ya, belom lagi kita gak akan pernah tau kapan air akan pasang, jadi jangan sampe nantinya kalian ke sini terus asik foto-foto di karang dan tiba-tiba airnya pasang.. Gak bisa balik lagi deh ke daratan kecuali nunggu surut lagi.

DCIM100GOPROGOPR0765.
Foto bersama IG-ers Lampung yang baik hati menemani saya ke pantai Gigi Hiu
IMG_6002
Berpose di atas batu karang besar

So, setelah membaca 4 alasan ini, makin tertarik kah lo semua untuk menuju pantai Gigi Hiu di Lampung ini? Atau malah sebaliknya? HAHAHA

Ada pertanyaan atau komen seputar pantai Gigi Hiu? Yuk ah komen di bawah ini ya! 🙂