Flirting With Tamed Elephants In Way Kambas National Park Lampung

For some of you who really want to flirt with nature, especially playing around with tamed elephants, I suggest you to come to Way Kambas National Park in Lampung. If you guys are coming from Jakarta, it’s not so draining your wallet to come to Lampung because it costs about IDR 200K by plane or about IDR 150K by bus.

Way Kambas National Park was run by government, that consists of swamp forest and lowland rain forest, mostly of secondary growth as result of extensive logging in the 1960s and 1970s. In 2016, Way Kambas was formally declared an ASEAN Heritage Park.

Processed with VSCO with g3 preset
Tamed Elephants in Way Kambas National Park – Lampung

GET IN

  • Entrance fee for domestics: IDR 12K/person/day, IDR 20K/person/day at weekends and public holidays.
  • Entrance fee for foreigners: IDR 150K/person/day, IDR 250K/person/day at weekends and public holidays.
  • Accommodation in Way Kanan IDR 250K/night without food and real toilet. This accomodation is optional if you want to stay overnight around Way Kambas.

HOW TO GET TO WAY KAMBAS

Direction below starts from Bandar Lampung to Way Kambas National Park:

  • By bus: [Alt. 1] From Raja Basa bus terminal to Way Jepara, stops at Gajah Batu, Rajabasa Lama village, then continue by taking ojek (bike) to Way Kanan or Elephants Training Center of Way Kambas.
  • By bus: [Alt. 2] From any bus terminal, take bus to Metro city, then continue taking bus from Metro to Rajabasa Lama.
  • By car: Open google maps on your smartphone for the directions then everything is going to be very clear.

I don’t recommend you to go to Way Kambas by motorcycle or bike because it is dangerous; the street crimes may be happened in unecpected time, unless you go with local people.

Processed with VSCO with c7 preset
Riding Elephants in Way Kambas National Park – Lampung
Processed with VSCO with c7 preset
Chit-chat with Elephants.. Why Not?

Overall, playing and flirting with tamed elephants directly in Way Kambas is a good idea to spend your holiday in Lampung, not always going to beaches even Lampung has some amazing oceanic views to offer.

If you guys have special request for photoshoot or filming permission, you can contact Pak Suhadak as the tour coordinator at +6282380303423 (call & Whatsapp) or email at adakspontan71@gmail.com

So.. do you have plan to visit Way Kambas? 🙂

Camping Tanpa Izin Di Situ Cileunca Bandung

Weekend tiba, tau lah saatnya untuk apa. Jalan-jalan! Yeah, kali ini ke tempat yang udah sangat gak asing lagi buat saya, Bandung, tempat di mana masa-masa dusta, maksiat, dan segala hingar bingar pendewasaan bermula. Oke tapi kali ini bukan bahas soal masa kelam durjana yang udah lewat, saya akan cerita soal pengalaman camping yang saya lakukan beberapa weekend lalu di Situ Cileunca, Pengalengan, Bandung; bersama sobat Instagram yang juga hobi traveling, yaitu Heri, Gerry, Irfan, dan Satria.

Situ Cileunca
Rute Menuju Situ Cileunca

Perjalanan dimulai dari Bandung dengan menggunakan motor. Kami menghabiskan waktu sekitar 2 jam (start jam 7 malam, sampai jam 9an malam) untuk bisa sampai ke Situ Cileunca. Soal rute, kayaknya gampang lah ya tinggal buka google maps dan cari Situ Cileunca, so kita pun udah bisa ke sana tanpa harus tanya-tanya orang lain lagi.

Enaknya pergi malem ya gini nih, kita masuk kawasan Situ Cileunca gak mesti bayar kayak biasanya karena penjaganya udah pada masuk rumah masing-masing, saatnya mereka bertugas menafkahi istri & anak-anak.. aw aww.

Situ Cileunca
Tenda camping kami di Situ Cileunca

Segala tenda dan perlengkapan camping, kami sewa di Green Camp Rental Camping di kawasan Cikutra, Bandung, lebih tepatnya di Jl. Gagak. Well, di sekitaran sini sebetulnya ada banyak toko rental alat outdoor dan kalian bisa pilih mau sewa di mana, cuma ya kalo saya udah cukup berlangganan sama Green Camp jadi memilih untuk setia aja.

*Kontak Green Camp: 022-2517601 atau WA: 08997898894

ALAT YANG KAMI SEWA DAN HARGA (per Agustus 2017):

  • Tenda kapasitas 2-3 orang = Rp30,000/tenda/malam
  • Tenda kapasitas 3-4 orang = Rp40,000/tenda/malam
  • Lentera = Rp15,000/malam (2 buah)
  • Sleeping Bag = Rp5,000/buah/malam
  • Matras Aluminum Foil = Rp5,000/matras/malam
  • Kompor = Rp10,000/malam
  • Gas = Rp20,000/tabung

Kondisi badan gak fit banget kali ini, tapi sebagai travel influencer panutan harus selalu siap dan bisa bawa suasana ya.. ciyeelah.. So, setelah semua perkakas tenda rampung, saya bobo manja aja, sedangkan yang lain entah ngapain di luar sana.

Well, pagi-pagi buta, suhu memang dingin banget di sini, kami bangun untuk foto-foto cantik uhlala. Here we go:

Processed with VSCO with l3 preset
Situ Cileunca dari dalam kapal
Processed with VSCO with c7 preset
Sunrise di Situ Cileunca
Processed with VSCO with c7 preset
Menyambut matahari pagi situ Cileunca

Oke, kesimpulannya karena kita dateng malem-malem gak diundang dan gak bayar pula, so gak recommended banget buat kamu ikutin perjalanan kita kek gini ya gengs. Pagi-pagi buta ketawan lah ada 2 tenda bertengger di belakang tulisan gede “SITU CILEUNCA” yang katanya gak boleh dan super terlarang banget dibuat camping, alhasil kita jadi bayar denda.. wkwk.. But, overall karena kita jalan ramean jadi oke lah dengan segala kekhilafan ini.

Processed with VSCO with c7 preset
Teletubbies Situ Cileunca, difotoin @francescology

Saran saya, udah dari sore kamu ke tempat ini dan urus segala perizinan jadi camping bisa lebih tenang dan mungkin dikasih tau tempat yang boleh dijadiin perkemahan atau enggaknya ya. So far, spot di sini oke banget kalo mau hunting foto bintang dengan gugusan galaksi yang kece banget asal gak berkabut dan cuaca mendukung.

Ada lagi spot kece lain untuk camping di Bandung selain di sini?

Tebing Koja Kandang Godzilla – Modal Rp2,000 Bisa Foto Hits Di Tangerang

Dekat dari Jakarta, Tangerang bisa jadi salah satu tempat untuk pelancongan ala-ala, terutama untuk kalian para pemain Instagram. Beberapa minggu lalu, saya dan 2 teman Instagram lainnya; Heri dan Ucha, bertandang ke Tebing Koja Kandang Godzilla, Cisoka, Tangerang.

Berbekal GoogleMaps, uang receh, dan kamera hape, gak pake malu-malu kuda kita berangkat. Lokasinya kira-kira ada di sini:

Tebing Koja
Lokasi Tebing Koja Kandang Godzilla, Tangerang

Gak perlu nanya-nanya orang lah ya, kalo kalian mau ke sini, cukup buka GoogleMaps terus ketik aja keyword “Tebing Koja Kandang Godzilla”, maka akan keluar lokasi persisnya, terus tinggal ikutin jalan deh.

Anyway, saya ke sini dengan motor dari kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan, dan mengkonsumsi waktu sekitar 2 – 2,5 jam perjalanan (berangkat jam 1 siang, sampe jam 3an sore). Siapin aja masker karena sepanjang jalan akan banyak banget debu industri dan asep knalpot.

Processed with VSCO with c7 preset
View Tebing Koja dari pintu masuk

Well, tempat ini kayaknya udah cukup membahana di telinga para pemain Instagram, keliatan udah rame dan banyak pedagang ya meskipun harga masuknya juga masih muree, cukup bayar Rp2,000 untuk tiket masuk per orang. Ke sini bisa pake mobil? Bisa! aksesnya gak kayak masuk pelosok desa kok, dan area parkir juga cukup luas lah.

Processed with VSCO with c7 preset
Keramaian di Tebing Koja Kandang Godzilla

Sampe detik ini, saya masih bingung kenapa ini dinamakan kandang godzilla ya? Padahal kalo ke sini juga gak kayak kandang sih, karena sebetulnya ini rawa di bekas tambang pasir, yang sebagian lahannya ditanami padi & kangkung.

Processed with VSCO with c7 preset
Tanaman kangkung yang ditanam di Tebing Koja Kandang Godzilla

But OK, terlepas dari nama yang bikin salah fokus, kalian lebih baik ke sini saat sunrise atau sunset, karena semburat warna langit dengan cahaya yang menembus pepohonan di sekitar tempat ini bisa bikin foto makin dramatis unch unch uhlala~

Saya saranin untuk camping sebenernya sabi, cuma saya belum tau apa boleh atau enggaknya kalo camping di sini ya. Monggo ditanyakan kalo lagi main sekalian.

Processed with VSCO with l3 preset
Saung di tengah rawa Tebing Koja Kandang Godzilla

Buat kalian yang mau foto-foto, tempat ini salah satu yang recommended ya di kawasan Tangerang. Meskipun gak ngeluarin biaya yang besar, tapi hasilnya kece loh macem kota Guilin di China. Tau? *brb searching gugel dulu yha kak*

Processed with VSCO with c7 preset
Berfoto manja di rawa Tebing Koja Kandang Godzilla
Processed with VSCO with c7 preset
Pose tengil ala-ala

Masih ragu mau ke sini? Cuss yuk jangan banyak pertimbangan, ajak temen-temen buat foto kece di sini. Oh iya, sebagai traveler yang baik, kalian harus tetap mengutamakan keselamatan diri kalian ya karena ini bentuknya tebing, so akan banyak banget celah untuk jatoh dari ketinggian, don’t forget juga buat jaga kebersihan lingkungan sekitar ya! See you again in other stories.

Any comment? Ketik aja di kolom bawah ya 🙂

Demi Instagram, Nekat Masuk Hutan Mangrove Terlarang Di Jakarta

Beberapa minggu lalu di saat suasana bulan puasa ramadhan masih hangat-hangatnya, saya dan beberapa sohib travel Instagram seperti Jare, Nana, Roosmita, dan Irfan mengagendakan untuk ngabuburit dan foto ala-ala selebgram traveling ke kawasan hutan mangrove di Jakarta Utara. Bukan sok anti mainstream, tapi ini hutan mangrove memang bukan seperti yang selama ini dikunjungi khalayak ramai, melainkan kawasan konservasi yang sudah ditutup untuk publik.

Tempat ini bernama Suaka Margasatwa Muara Angke.

Lokasi
Peta lokasi menggunakan GoogleMaps

Lokasinya berada di Jl. Pantai Indah Utara 2, persis di depan komplek pertokoan Galeri Niaga Mediterania II. Kalo kamu ke sini, keliatan banget tempat ini udah ditutup dan gak dibuka untuk umum lagi. Beda banget suasananya dibanding tempat wisata mangrove lainnya yang ada di kawasan Pantai Indah Kapuk. Di sini, baru masuk udah berasa sepinya dan usang, so ini semacam tempat terlarang gitu deh.

Processed with VSCO with c7 preset
Lokasi yang sudah tidak dibukan untuk umum

Untuk menelusuri jalan kayu sampai ke dalam, kami harus melompati gerbang yang sebetulnya udah digembok, gak boleh ada orang masuk, tapi ya karena tempat ini sepi juga dan gak ada orang yang jaga maka kami nekat aja lompat untuk masuk ke dalam.

Processed with VSCO with c7 preset
Gerbang yang sudah dikunci gembok, no entrance!
Processed with VSCO with c7 preset
Lompat pagar aja yuk

Karena niatnya foto-foto untuk Instagram, maka terjadilah petualangan manja ala-ala. Muter-muter nyari spot yang kalo diedit bisa jadi dramatis “katanya”.. wkwk

Sejujurnya karena tempat ini sepi banget ya dan gak ada orang lain selain kita, maka asik buat foto-foto, yang paling gak enak adalah karena sepi dan usangnya tempat ini sejak ditutup dari publik, tempatnya jadi banyak nyamuk dan serangga lainnya, bahkan beberapa cabang pohon ada yang tumbang menutupi jalan. Entah di kemudian hari tempat ini akan dijadikan apa.

Oh iya, ini beberapa hasil ngabuburit kami selama ada di hutan mangrove terlarang:

Processed with VSCO with c7 preset
Raisa & Hamish
Processed with VSCO with c7 preset
Candid ala-ala
IMG_9518
Bukan Pre-wedding guys
Processed with VSCO with c7 preset
Raisa hilang arah tujuan hidup
Processed with VSCO with c7 preset
Behind the scenes

Sebagai salah satu “Travel Influencer” di Indonesia Raya ini, harusnya masuk tempat yang sudah ditutup untuk umum tanpa izin adalah kesalahan besar. I personally feel sorry about this and I hope you guys do not follow the same way like we just did.

Cuma gara-gara Instagram sampe kayak gini. Menurut kalian gimana?

Ini 4 Rahasia Kulit Tetap Putih Walau Sering Traveling

Di luar sana, banyak banget orang yang suka traveling, meskipun gak keliatan banget dari akun Instagramnya, bener? Eh tapi tau kah kalian, kalo ternyata kebanyakan orang-orang ini punya ketakutan yang sama, yaitu TAKUT KULIT GOSONG kalo sering traveling. Gak sedikit loh yang bertanya ke saya via Direct Message (DM) di Instagram soal rahasia kulit saya yang tetap putih bersih dan permai ini padahal sukanya main outdoor.. Unch unch.. Hahaha! Oke, ini tips & sharing ya 4 rahasia kulit putih saya walau sering traveling:

I. PAKAI JAKET ATAU BAJU LENGAN PANJANG SAAT BEPERGIAN

Processed with VSCO with c7 preset
Source: http://www.worldofwanderlust.com/

Gak cuma berfungsi menghalangi sentuhan sinar matahari ke kulit, baju lengan panjang ataupun jaket yang kamu pakai saat traveling bisa menolong kamu dari gigitan serangga nakal dan polusi yang membuat kulit kusam. Biar gak gerah, pakai bahan yang nyaman dan menyerap keringat ya!

II. PASTIKAN KULIT SELALU TERBALUT LOTION PELEMBAB

Processed with VSCO with c7 preset
Source: http://www.femaledaily.com/

Meskipun pakai jaket atau baju lengan panjang, gak afdol kalo kulit kita gak terbalut lotion pelembab ya. Gunanya untuk apa sih? Ya untuk menutrisi kulit, percuma kan kita tutupin kulit dari sinar matahari aja tapi ga ada nutrisi untuk kulitnya sendiri, betul?

III. GUNAKAN SUNBLOCK (MIN. SPF 30) SAAT BERMAIN DI PANTAI

Processed with VSCO with c7 preset
Source: http://www.thongtinyduoc.net/

Kalo mainnya di tempat adem macem hutan-hutan gitu lotion aja cukup, tapi kalo lagi ke pantai atau berenang di lautannya gimana? Butuh perlindungan ekstra ya guys! Pake sunblock dengan minimal SPF 30. Apa sih SPF? Itu singkatan dari Sun Protection Factor, semakin tinggi SPF-nya maka semakin baik sunblock itu melindungi kulit dari sinar matahari. Biar kulit gak kebakar, kering, dan ngelotok.

Oh iya, sekedar tips aja nih biar hasilnya maksimal, pake sunblock ga boleh banyak-banyak dan jangan terlalu sering ya. Cukup pemakaian merata aja ke kulit, diamkan sampe meresap sempurna, baru deh masuk ke laut atau bermain di pantai. Oleskan tiap 2 jam sekali ya.

IV. KONSUMSI VITAMIN C

Processed with VSCO with c7 preset
Source: http://i2.wp.com/selfhacked.com/

Selain menjaga daya tahan tubuh saat traveling, vitamin C juga berguna banget untuk mencerahkan kulit ya guys. Kamu bisa mendapat banyak asupan vitamin C ini dari jus jeruk (saya hobi banget minum jus jeruk di manapun), ada juga dari kapsul atau tablet yang memang dijual generik sebagai vitamin C.

Mungkin itu aja kali ya 4 rahasia dari saya untuk punya kulit putih walau sering traveling. Oh iya, sebagai tambahan, sabun mandi kamu juga harus yang diformulasikan untuk mencerahkan kulit ya, jangan cuma wangi doang! Hahaha.. Ada yang punya masukan atau tambahan soal tips ini? Silakan komen di bawah ya 🙂

8 Tips Traveling Di Saat Puasa Ramadhan

Puasa Ramadhan adalah ibadah wajib seluruh umat muslim di dunia. Gak harus terus bermalas-malasan saat berpuasa, traveling merupakan cara yang tepat nih untuk mengisi kegiatan secara positif. Buat para traveler sejati mungkin bulan puasa ramadhan gak akan jadi halangan buat tetap traveling ya, yuk simak 10 tips traveling di saat kamu ikut puasa di bulan ramadhan:

1. SAHUR DENGAN YANG BERNUTRISI & BERGIZI TINGGI

Dimulai saat sahur, makan yang banyak biar gak cepet lapar saat puasa, tapi makanan yang dikonsumsi pastikan cukup gizi dan bernutrisi ya, jangan cuma makan mi instan gengs! Kalo bisa nih ya, 4 sehat 5 sempurna bisa jadi pedoman yang mujarab.

2. KONSUMSI CUKUP AIR PUTIH & VITAMIN C

Hindari teh saat sahur karena bisa bikin kamu jadi cepat haus, alih-alih minum air putih yang banyak sampe jadi gelonggongan.. hahaha *canda*, eh iya konsumsi vitamin C juga biar jaga daya tahan tubuh ya!

3. PILIH DESTINASI YANG RAMAH MUSLIM

Maksudnya, cari tempat tujuan yang banyak menjual makanan halal. Percuma dong kalo udah puasa seharian terus bukanya dengan pesta miras & babi 😦 huhu.

4. CARI TAU KAPAN WAKTU BERBUKA DAN SAHUR DI TEMPAT TUJUAN

Tiap tempat atau kota di berbagai belahan dunia ini memiliki waktu berbuka dan sahur yang berbeda-beda ya meskipun dalam satu zona waktu yang sama. So, lebih baik cari tau info dulu ya daripada keasyikan puasa sampe lupa untuk buka.

5. BAWA BARANG BAWAAN RINGAN

Yaiyalah bawa barang yang ringan-ringan aja, ngapain juga bawa kulkas! Bawa barang berat butuh banyak energi dan memicu keringat berlebih, kalo lagi puasa harus hemat keringat ya biar ga dehidrasi gengs.

6. KURANGI AKTIVITAS OUTDOOR

Ya, puasa mah enaknya main di dalem aja, bukan berarti gak boleh main di luar lho ya, cuma kalo di luar biasanya pada batal gegara cuaca panas. Kalo pun mau main di luar, usahakan di waktu agak sore aja jadi sekalian ngabuburit deh.

7. BAWA PERLENGKAPAN IBADAH

Penting buat yang beriman ya. Siapa tau ga nemu tempat solat yang mumpuni so kamu bisa solat di mana aja, ibadah insya allah lancar jaya jos gandos.. *brb berhijab*

8. BERBUKALAH DENGAN YANG SAYANG

Karena berbuka dengan yang manis belum tentu sayang

Mau buka puasa sendirian pas lagi jalan-jalan? Yuk ah, mulai cari pasangan dari sekarang, atau seenggaknya berdoa biar cepet dapet pasangan, mumpung di bulan puasa ramadhan 🙂

Pengalaman Trip 1 Malam Di Nusa Penida Bali

Banyak orang tau Bali, mulai dari penduduk domestik sampai turis mancanegara. Salah satu pulau terkenal di Indonesia yang sangat mendunia namanya dalam bidang pariwisata ini, siapa sangka kalau Bali itu ternyata masih punya juga tempat-tempat yang belum banyak terjamah wisatawan, salah satunya di Nusa Penida.

Akhir April 2017, saya pelesiran ke Bali, tapi tujuan utamanya adalah ke Nusa Penida ini, bukan hura-hura di pulau Balinya.. haha Padahal ini juga baru pertama kalinya kaki saya menginjak tanah Bali. Oke, begini cara saya menikmati sisi lain pulau Bali yang mengesankan dengan 1 malam aja di Nusa Penida:

I. HARI PERTAMA

Pagi-pagi banget sekitar jam 7, harus udah sampe di pantai Sanur untuk beli tiket speedboat menuju Nusa Penida. Pembelian tiket bisa dilakukan di counter-counter berbentuk tenda gitu di pinggir pantai ya, ada banyak banget counter-nya dengan berbagai merk kapal. Harga? Berkisar Rp75,000 – Rp100,000 per sekali jalan.

Processed with VSCO with c7 preset
Counter Tiket Speedboat Menuju Nusa Penida di Pantai Sanur, Bali

Biar lebih aman, kamu harus booking tiket dulu supaya dapet seat-nya, karena ternyata biasa cepat habis karena diborong sama tour agency.

Processed with VSCO with c7 preset
Kapal-kapal di Pantai Sanur Siap untuk Menyebrang ke Nusa Penida

Oh iya, saya nyebrang ke Nusa Penida naik kapal Dwi Manunggal dengan harga Rp100,000 per sekali jalan ya, terbilang mahal karena di kapal lain seperti Maruti, Mola-Mola, Idola, dll. itu harganya Rp75,000 aja, tapi apa daya karena semua habis makanya naik yang ada aja biar ga buang waktu.

*Tiap merk kapal berhenti di dermaga yang berbeda di Nusa Penidanya

30-45 menit perjalanan saya naik kapal Dwi Manunggal ke Nusa Penida. Pemberhentian kapal ini di dermaga Toyapakeh dan waktu sudah menunjukkan jam 9 pagi. Kalau kamu naik kapal lain, siap-siap aja karena mungkin dermaga kita gak akan sama.. hahaha.. Lanjut, Selepas turun dari dermaga, maka di depan mata udah banyak banget motor-motor yang siap untuk disewakan, tanpa pikir panjang langsung aja kita pilih motor untuk segera cus ke tempat penginapan supaya bisa cepet-cepet explore.

Processed with VSCO with c7 preset
Dermaga Toyapakeh, Banyak Penyewaan Motor

**Untuk sewa motor dari dermaga Toyapakeh bisa hubungi Pak Made di 085338229344

Penginapan yang saya tempati di Nusa Penida ini berlokasi di desa Ped, tepatnya di dekat SDN 01 Ped. Saya memilih tempat ini karena harganya murah dibanding penginapan homestay lainnya, hanya Rp200,000/malam dan bisa ditinggali 3-4 orang, lokasinya juga di pinggir jalan persis, tidak jauh dari dermaga (sekitar 2KM) dan cukup berada di tengah pulau, so gak masalah kalo mau meng-explore sisi timur & barat pulau Nusa Penida ini.

Processed with VSCO with c7 preset
Penginapan di Nusa Penida

Lebih oke lagi kalo kamar di tempat yang saya tinggali bersih banget, ada TV, kamar mandi dalam, kipas angin, lemari, jendela kamar, teras, dan lahan parkir motor. Ibu pemilik penginapan ini juga ramah dan beliau buka toko kelontong di rumahnya, jadi kalo mau dibuatin makanan tinggal bilang ke si ibunya aja.. hehe

***Tidak ada plang nama penginapan untuk homestay ini ya, masih baru, kalau mau booking dan tanya detail alamatnya bisa hubungi Ibu Rini di 08123911804

Next, setelah menaruh barang bawaan di penginapan, lanjutlah saya dan 2 orang teman saya ke arah timur untuk explore.

Destinasi di hari pertama ini adalah:

  • Pantai Atuh
  • Rumah Pohon, Pulau Seribu
  • Pantai Suwehan

PANTAI ATUH

Ini kayaknya jadi titik destinasi terjauh di ujung timur Nusa Penida. Percayalah, pantai ini punya daya tarik sendiri dengan warna biru lautnya yang super duper kece! Pasirnya putih dan dikelilingi oleh tebing-tebing tinggi.

Processed with VSCO with c7 preset
Pantai Atuh dari Sisi Atas Tebing
Processed with VSCO with c7 preset
Pantai Atuh, Nusa Penida – Bali

Akses jalan ke sini cukup bagus sih ya, cuma ada beberapa titik yang mungkin harus lebih berhati-hati karena kontur tanah/jalan yang agak curam dan berpasir.

****Sangat dianjurkan pake motor untuk eksplor di sini, dan better untuk sewa masing-masing, karena kalo boncengan resiko ban bocor karena jalanan masih banyak yang jelek dan gak kuat nanjak

RUMAH POHON, PULAU SERIBU

Letak tempat ini sebetulnya masih di sekitaran pantai Atuh, persis sekitar 200 meter sebelum masuk ke parkiran ada pertigaan tinggal lurus aja untuk ke rumah pohon, kalo ke pantai Atuhnya kan belok kiri. Di sini sebetulnya cuma ada beberapa rumah kayu yang ada di pohon aja, fungsinya ya buat disewain gitu, tapi kalo buat foto-foto doang boleh juga sih. Pemandangan yang didapat dari spot ini kece banget bro bri!

Processed with VSCO with c7 preset
View Dari Atas Tebing Pulau Seribu
Processed with VSCO with c7 preset
Rumah Pohon di Pulau Seribu

PANTAI SUWEHAN

30 menit waktu tempuh ke pantai ini dari Rumah Pohon ke arah selatan, semakin menjauh. Pantai ini cenderung sepi, bagus banget mungkin kalo siang hari, sayangnya kita sampe sini udah agak sore jadi gak keliatan biru lautnya, tapi tetep oke lah. In case kamu mau samain itinerary kayak saya, pastikan untuk tidak berlama-lama di Pantai Atuh ya.. hahaha biar dapet matahari juga di Suwehan.

Processed with VSCO with c7 preset
Tebing di Pantai Suwehan
Processed with VSCO with c7 preset
Spot Foto Hits di Pantai Suwehan

Note: Pastikan kamu punya energi lebih dan kondisi badan yang mumpuni untuk ke pantai Suwehan karena di sini kamu harus menuruni tebing yang tingginya mungkin jauh lebih tinggi dari gedung tertinggi di Indonesia Raya.

II. HARI KEDUA

Di hari kedua setelah bermalam di pulau ini, saya menentukan untuk melakukan eksplor ke arah barat, lebih dekat dengan homestay tempat saya dan temen-temen menginap dan juga dekat sama dermaga pastinya. Oke, tujuan hari ini adalah:

  • Pantai Pasih Uud (The Broken Beach)
  • Angel’s Billabong
  • Pantai Kelingking

PANTAI PASIH UUD (THE BROKEN BEACH)

Well, pantai ini namanya udah harum banget di Instagram ya, so bukan tempat tersembunyi lagi dan di sini udah banyak banget turis berdatangan. Waktu yang tepat kalo mau berkunjung ke sini adalah di bawah jam 10 pagi waktu setempat, karena masih sepi, sisanya udah kayak pasar.

Processed with VSCO with c7 preset
Pantai Pasih Uug (The Broken Beach)

*****Gak usah takut salah jalan karena google maps udah bisa memetakan lokasi di Nusa Penida ini dengan sangat akurat

ANGEL’S BILLABONG

Nah, masih di satu lokasi yang sama dengan broken beach, kamu tinggal jalan aja lebih dalem lagi ikutin petunjuk untuk bisa sampe ke Angel’s Billabong. Remember, tempat ini macem kolam di pinggir laut persis, so pemandangannya bagus banget tapi juga bahaya banget kalo kamu berenang terlalu lama karena ombak besar bisa dateng kapan aja gak bisa diprediksi. But, kalo mau renang aman damai kamu bisa coba di jam-jam pagi ya.

Processed with VSCO with c7 preset
Beach Pool di Angel’s Billabong

PANTAI KELINGKING

Dulu sejak tau pantai ini dari salah satu fotografer asal Bali di Instagram, tempatnya menantang abis, cuma pas saya ke sini udah mulai banyak dipagar dan diberi akses jalan yang layak. Ini bagus, tapi jadi sangat turistik untuk petualang kek saya ini, haha.. Eh iya, ke sini pas siang-siang harus siaga sunblock super SPF yah! Sumpah matahari di Nusa Penida ini jahat banget 😦

Processed with VSCO with c7 preset
Pantai Kelingking yang Melegenda

Selesai dari pantai Kelingking ini, saya menyudahi petualangan di Nusa Penida dan lanjut ke Bali untuk explore bareng temen-temen Instagram lainnya. Kurang? IYA KURANG BANGET waktunya untuk eksplor hanya dengan semalam aja, but hey.. cuma semalem saya bisa dapet 6 spot foto kece loh! hahahaha Worth to try lah ya, kalo kamu bisa manage waktu lebih baik mungkin bisa dapet spot lebih banyak lagi.

******Siapkan uang cash berlebih ya, you know ATM di sini sangat terbatas!

Udah siap ke Nusa Penida?