Jawa Barat

Menjajaki Peninggalan Purba di Ciletuh Geopark Sukabumi

Jawa Barat merupakan tempat yang ajaib, meskipun termasuk dalam kategori provinsi terpadat di Indonesia, tapi masih banyak aja tempat wisata alam yang kece banget, jauh dari kesan modern, hingar bingar kota, dan keramaian pesta.

Kalian udah pernah denger Ciletuh Geopark? Well, karena kalian tertarik baca posting saya ini maka saya asumsikan kalo udah pada pernah denger ya tentang Ciletuh Geopark, or at least pernah liat foto-foto kece lah soal tempatnya di Instagram.. hehe

Sekilas tentang Ciletuh Geopark, tempat ini semacam lokasi liburan wisata alam yang merupakan kawasan taman batuan purba, terletak di Ciletuh, kabupaten Sukabumi.

ciletuh
Lokasi Ciletuh Geopark dari Google Maps

Jujur aja, saya masih gak percaya bisa bolang sampe ke sini. Meskipun terlihat dekat dari Jakarta–tempat saya tinggal–tapi tetep aja memakan waktu yang sama kayak kita jalan dari Jakarta sampe Yogyakarta dengan bus. Gimana enggak? Jalan menuju Ciletuh ini masih terbilang buruk ya, selain berkelok-kelok tiada henti selama berjam-jam, jalannya juga masih banyak bolong, begajulan, terombang-ambing.. Ahh, sudahlah.. Ngebayanginnya aja saya masih lelah.

Oke, untuk menuju ke sini dari Jakarta, saya dan 2 orang teman saya dari Jakarta pertama menggunakan kereta commuterline arah Bogor, kemudian sambung lagi dengan menggunakan kereta api dari stasiun Paledang Bogor menuju stasiun Sukabumi, kita jalan sekitar jam 8.00 malam dari sini.

*Stasiun Paledang terletak di seberang stasiun Bogor, sebelah KFC ada jalur rel kereta ikutin aja jalan masuk situ sekitar 100 meter akan sampai di stasiun Paledang

img_20140524_074508
Penampakan Stasiun Paledang | Source: http://ubermoon.blogspot.co.id/

3 jam waktu yang ditempuh naik kereta api ini untuk sampai tujuan, kami tiba di Stasiun Sukabumi sekitar jam 11 malam waktu setempat. Jujur aja, perjalanan kali ini bener-bener bolang parah, gimana enggak? Kami udah tiba di Sukabumi semalam ini aja masih ga tau mau tidur di mana! Alhasil kita search di internet untuk rekomendasi hotel-hotel murah di sekitar alun-alun Sukabumi. Hasilnya? Nihil! Kami pun akhirnya melangkahkan kaki ke sekitaran Jl. Bhayangkara, you know ini jauh loh apalagi ditempuh dengan berjalan kaki karena udah ga ada angkot juga sih ya.. hufft

**Jangan kaget kalo malem-malem gini hampir di sepanjang pinggir jalan kawasan alun-alun Sukabumi banyak dijumpai perempuan nakal yah

Sekitar jam 1 dini hari yang gelap gulita, akhirnya kami mendapatkan hotel di Jl. Bhayangkara Sukabumi, dengan harga yang sangat murah per malamnya, dan boleh untuk sekamar bertiga + dapet sarapan! Gokils abiez.. Hotel ini adalah Hotel Mustika. Buat kalian yang biasa jalan-jalan cantik tempat ini gak recommended ya, karena ya namanya hotel murah tau lah ya kayak apa, tapi kalo mau jalan ala backpacker hotel ini cukup untuk menghemat budget kalian.

Hotel Mustika
Penampakan Hotel Mustika | Source: http://google.co.id/maps/

Besok paginya, kami mulai melajutkan perjalanan sekitar jam 8 pagi, tujuan kami adalah ke terminal Lembursitu. Dari Hotel Mustika ke terminal Lembursitu agak jauh ya, mesti naik 2 kali angkot, lupa sih angkot apa aja yang pasti dari depan hotel naik yang warnanya kuning sampai ke perempatan yang ada rel kereta apinya, abis itu sambung lagi angkot yang langsung ke terminal Lembursitu.

terminal-lembursitu
Suasana di terminal Lembursitu, Sukabumi | Source: http://sukabumizone.com/

Sekitar jam 9 pagi, kami udah ada di terminal Lembursitu, lokasinya ada di sebelah kanan jalan kalo dari arah kami tadi ya, di sini kami akan menaiki minibus atau Elf arah Surade sebelum nanti disambung lagi ke Taman Jaya (desa sebagai titik awal masuk kawasan Ciletuh Geopark).

***Saran aja, ke Ciletuh mending ikut open trip atau bawa mobil pribadi yang kuat, karena naik angkot nyambung-nyambung gini bikin pusing dan makan waktu banget

By the way, angkot/bus elf di sini hampir semua ngetem karena nunggu sampe semua seat penumpang penuh baru bisa jalan, so kalo mau ikutin jalan kami mending prepare waktu jangan sampe kesorean.. Nah, karena busnya ngetem ini jadi sekitar 1 jam 30 menit (lama banget kan?!) kami baru bisa start jalan menuju Surade sekitar jam 10.30 pagi.

****Rute ini bisa juga dipake kalo kalian mau ke pantai Ujung Genteng ya, ada penangkaran penyu katanya di sana

Oke, perjalanan akan memakan waktu sekitar 3 jam menuju Surade, jangan dikira 3 jam ini ada di jalan mulus layaknya Jakarta-Bandung via tol ya gengs, kalian harus siap aja sama obat anti mabok deh kalo emang gak kuat, perut itu rasanya udah terporak-porandakan.. huft.. But, anyway, 30 menit sebelum sampe ke terminal Surade, kami memutuskan untuk turun dan mengunjungi salah satu air terjun (curug) yang kece di Sukabumi, yaitu Curug Cikaso.

IMG_5265
Kemegahan Curug Cikaso Sukabumi

Curug Cikaso ini megah banget ya gengs, air terjunnya tinggi dan luas, air di kolamnya juga biru banget dengan kedalaman sekitar 10 meter, karena kedalaman ini maka sangat dianjurkan oleh warga setempat untuk berhati-hati atau menggunakan pelampung saat berenang karena udah banyak menelah korban.. Serem!

Gak kerasa kita udah kelamaan di curug ini ngambil banyak angle foto karena bagus parah, waktu pun udah menunjukkan sekitar jam 4 sore, maka kami harus segera bergegas ke desa Taman Jaya, Ciletuh.

*****Gak ada angkot lagi karena udah kesorean, so kami naik ojek ke desa Taman Jaya dengan waktu tempuh sekitar 30 menit

Setibanya di sana, kami meminta bantuan penduduk sekitar untuk mencarikan tempat menginap, beruntung ternyata bapak RT setempat di desa Taman Jaya yang dekat Alfamart mengizinkan kami untuk bermalam di rumah sederhananya. Oke, jadi perjalanan hari ini kami hanya ke Curug Cikaso. Untuk besok, kami meyakinkan diri untuk bisa berada di kawasan Ciletuh.

******Fyi, lokasi kami menginap sudah sangat dekat dengan Tebing Panenjoan, bahkan kami ke sini dengan berjalan kaki saja selama 10 menit

Panenjoan
Pemandangan dari Bukit Panenjoan

Tebing Panenjoan ini sangat menyuguhkan pemandangan yang luar biasa indah dari atas tebing yang mengarah langsung ke desa di bawahnya, hamparan padi nan hijau, dan batas ujung desa yang merupakan sebuah teluk sangat memanjakan mata yah. Tapi, hati-hati ya kalo mau foto begini karena ini tebing tinggi banget dan belom ada pembatasnya, so kalo kalian jatoh yah wassalam ajah..

Next, kami melanjutkan perjalanan ke curug Awang dari tebing Panenjoan karena lokasinya yang paling dekat dibanding curug-curug lainnya. Kami menuju curug Awang dengan menggunakan ojek.

img_20160207_104743
Curug Awang

Kesan pertama ke curug ini adalah bagus banget! Bener-bener berasa balik ke jaman jurassic yang dipenuhi dinosurus ya, karena dinding batu di curug ini tinggi, besar, kokoh, dan berwarna coklat lapuk, khas banget dibanding curug-curug yang lainnya. Btw, akses menuju sini cukup curam ya gengs, dan karena mengejar waktu yang sangat singkat, maka hanya 2-3 jam kami di sini, sisanya kami lanjutkan perjalanan ke curug lainnya. Oh iya, kami gak ke curug Tengah dan curug Puncak Manik karena hari sudah semakin sore dan tujuan kami yang utama adalah bertemu dengan curug Cimarinjung.

Dari curug Awang, kami menuju curug Sodong, ini udah beda desa lagi kayaknya karena jaraknya jauh banget, bahkan kami harus naik mini bus/elf lagi di jalan yang masih sangat rusak 😦 Bus elf ini berenti di depan balai desa apa gitu lupa namanya, nah dari sini kita naik ojek lagi ke curug Sodong. But note, view sepanjang perjalanan ke curug ini adalah yang paling the BEST di mana kalian bisa liat sebuah desa yang dikelilingi sama tebing dan curug yang besar-besar semua keliatan!

IMG_5292
Curug Sodong

Curug Sodong ini bagus, udah sangat tertata, lahan parkir kendaraan juga udah rapih, ada kamar bilasnya, cuma sayang pas kami ke sini debit airnya sedang besar jadi airnya berwarna coklat, tapi oke banget view dengan pohon besar dramatis yang ada di depannya curug ini, eh iya di belakang curug ini juga ada cekungan semacam goa di balik air terjun loh! Berasa tempat persembunyian nih kalo di film-film.. hahaha

IMG_5293
Goa di balik Curug Sodong

Gak lama juga saya dan temen-temen di curug Sodong, perjalanan dilanjutkan ke curug utama yang menjadi primadona Ciletuh, Curug Cimarinjung! Nah, letak curug ini cukup berlawanan arah sama curug Sodong, so kami naik ojek (lagi) untuk sampai ke sini.

IMG_5294
Curug Cimarinjung

Curug Cimarinjung ini letaknya persis bersebelahan dengan pantai Palangpang (nama pantai di teluk Ciletuh), so di sepanjang perjalanan menuju sini kalian akan disuguhkan pemandangan laut yang gak jauh juga keliatan air terjun yang gede banget. Meskipun terlihat sangat megah, sayangnya curug ini berbahaya ya gengs, keliatan kok dari tingginya yang puluhan meter dengan debit air yang sebesar itu pasti bahaya kalo kita sengaja mau berendam-rendam manjah, apalagi kebetulan pas kami ke sana arus airnya juga lagi deras banget ya. But again, ketika di sini berasa banget kalo kita sedang menjajaki jaman jurassic, keliatan dari bebatuan purba berwarna kecoklatan yang khas dan ukurannya yang gede-gede.

Hari udah sore, kami pun akhirnya mencari tempat bermalam untuk menaruh tas dan barang bawaan sebelum akhirnya menuju ke puncak Darma, ternyata gak repot gengs, ada bapak penjaga parkir di sekitaran curug Cimarinjung ini yang menyediakan tempat bermalam, rumahnya sih jauh dari kesan mewah, tapi daripada jauh akhirnya kami pun menjajaki rumah bapak ini. Per malam kami hanya perlu mengeluarkan uang sebesar Rp25,000/orang, dan kalo pengen dimasakin makanan kami cuma nambah Rp10,000/orang dengan porsi yang luar biasa banyaknya.. wkwk

Oke, setelah beberes barang bawaan, kami pun melanjutkan langkah kaki ke puncak Darma yang lokasinya persis ada di balik curug Cimarinjung.

IMG_20150830_055526_HDR
Puncak Darma | Source: http://www.liburmulu.com

View di puncak Darma ini memperlihatkan pantai dari teluk Ciletuh, indah nian alam Ciletuh ini, tapi dibalik keindahan ini usaha untuk menuju puncak Darma gak bisa dianggap remeh ya gengs, jujur aja jalannya naik turun udah kayak naik gunung beneran, 1 jam waktu tempuh dari bawah untuk mencapai puncaknya. Gak usah khawatir, kalo kalian mau ke sini sebetulnya ada ojek kok, cuma kami aja yang nekat mau jalan karena banyak barengannya.. hahaha

Karena udah tau capeknya kayak gimana, matahari pun udah gak menampakkan sinarnya, kami pun harus turun puncak ini dengan menggunakan ojek. Sesampainya kami di rumah tempat bermalam, agak disayangkan karena kami tau bahwa besok pagi kami harus meninggalkan alam Ciletuh ini, padahal masih banyak spot kece lainnya yang belom kami singgahi berhubung waktu liburan sudah tak lagi memungkinkan.. BESOK KERJA! hiks..

Oke, besok paginya kami jalan meninggalkan rumah si bapak penjaga parkir sekitar jam 8 pagi. Tujuan kami adalah pulang, sehingga harus ke balai desa terlebih dahulu untu naik bus elf, dan ternyata untuk menggunakan bus elf ini gak bisa seenank jidat karena hanya ada di jam-jam tertentu, kami diberi tau kalo keberangkatan selanjutnya jam 12 siang. Nah, waktu masih tersedia beberapa jam dan kami gak mau berdiam diri, masih ada curug Cikanteh di balik hutan curug Sodong yang belum sempat kami singgahi, gak pake pikir panjang kami pun menuju lokasi dengan menggunakan ojek (lagi).

IMG_5295
Suasana hening di Curug Cikanteh

Curug Cikanteh ini salah satu yang terbaik di kawaan Geopark Ciletuh ini ya, jujur aja saya suka tempatnya karena masuk hutan yang belum dibuat jalan kendaraan, jadi harus trekking terlebih dahulu. Waktu saya dan temen ke sini, tempatnya sepi banget dan hanya ada kami di sini. Horor? Iya banget, tapi pemandangan indah depan mata kita menutup semua yang horor-horor itu tadi.. hahaha

Kami gak lama ada di curug Cikanteh karena meskipun bagus tempatnya, curug besar yang ada di Cikanteh ini gak bisa dijamah karena harus manjat bebatuan dulu, alhasil kami hanya foto-foto di bawahnya aja. Sekitar jam 11.30 siang, kami akhirnya balik ke depan balai desa untuk bersiap pulang dengan bus elf.

KESIMPULAN

Geopak Ciletuh ini paket wisata lengkap yah gengs, mulai dari pantai, tebing, air terjun, dan bukit ada di sana. Suasana di sini kayak kembali ke jaman jurassic dengan bebatuan purba sejauh mata memandang. Liburan saat weekend atau long weekend juga sangat bisa dilakukan buat kalian yang berdomisili di Jakarta, Jawa Barat, dan sekitarnya. Nah, kalo mau ke sini dari Jakarta berikut rute singkatnya:

Dari Jakarta – Ciletuh

  1. Naik commuterline menuju Stasiun Bogor
  2. Dari Stasiun Bogor, pindah ke Stasiun Paledang Bogor menuju Stasiun Sukabumi. Untuk tiketnya bisa reservasi aja di sini
  3. Sampai Stasiun Sukabumi, lanjut ke Terminal Lembursitu
  4. Dari Terminal Lembursitu, lanjutkan naik bus elf menuju Terminal Surade
  5. Sambung bus elf dari Terminal Surade menuju Terminal Taman Jaya

Kami di sini menghabiskan waktu 4D3N tanpa ikut open trip ataupun tour/travel agents dengan budget sekitar Rp500,000an.

Terima kasih untuk Mia Mayasari & Arizal Khoironi yang udah nemenin saya berpetualang menjajaki tanah purba di Ciletuh Geopark. See you in another story ya..

Advertisements

13 comments on “Menjajaki Peninggalan Purba di Ciletuh Geopark Sukabumi

  1. abusyiri

    serius nih satu daerah dengan wisata lengkap, apalagi curugnya ada segitu banyak sampe ada yang belum di samperin. nice doni ! ahahahaha

    • Doni Laksono

      Iya ada banyak banget yang belom dikunjungin tapi berhubung ga bawa kendaraan sendiri jadi ribet jalannya dan waktunya singkat banget 😦 btw di sini ada pulau Kont*l loh

      • abusyiri

        kendaraan emg jadi kenadala pas main diluar kota, yang paling enak kalo ada temen didaerah situ yg bs nganterin ahahahaha. wah iya yah? demi apa pulau dinamain kek gt wkwkwk

      • Doni Laksono

        Iya beneran ada, awalnya gue gak percaya tapi orang lokal sana sangat meyakinkan ada, cuma ya karena waktu ga banyak jadi gak dikunjungin deh.. Udah ke Ciletuh? Kalo belom gue anjurin ke pulau Kont*l ya foto yang bagus dan jadi orang pertama di IG yang posting 😁😁

      • abusyiri

        ahahahaaaha waktu kadang emg susah diprediksi. belooom dan super pengen tp ga tau kapan… wkwkwkwk dan pasti bikin ngakak kalo post foto dg lokasi nama itu

  2. Keren 😍

  3. Don, kalo ke ciletuh lagi ajak yaaa… hehe

  4. wiiii jauh juga ya dari Sukabumi, deket Ujung Genteng yaaa hahaha

    -M.
    http://www.inklocita.com/2017/04/yantra.html

  5. informasinya super lengkap utk yg mau backpackeran ke Ciletuh 🙂

    • Doni Laksono

      Makasih udah mampir kak 🙂🙏🏻 Semoga bermanfaat ya..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: